Susahnya Mengerjakan Tugas Akhir (Part 2)

mydaily

Aloha! mulai dari bulan Maret 2018 kemarin sampai bulan Mei ini adalah bulan hectic gue karena gue harus mengerjakan tesis dari bab 2-5, tugas TPA yang zuper numpuk ditambah lagi ketunda gara-gara GERD yang mengharuskan gue beberapa kali ke dokter karena hampir 2 bulan tak kunjung sembuh. alhamdulillah setelah dari dokter terakhir kali sampai sekarang sudah jauh lebih baik lagi, walaupun kadang-kadang kalau telat makan ya perih sedikit. gue belajar untuk mengontrol pola makan gue, 3 kali sehari tapi tiap 3 jam sekali gue isi dengan cemilan. itu juga yang bikin gue harus puter otak supaya gak makan pedes atau mie ataupun kopi. gue berasa diet ala-ala, sekarang cemilan gue adalah fitbar, atau biskuit-biskuit yang sereal gitu supaya perut terisi dengan baik dan gak bikin gendut banget. minum pun gue pilih-pilih dengan banyak minum air putih, air berasa udah gue kurang-kurangi kecuali susu, jus, yogurt ataupun susu kedelai untuk mengisi perut gue. ada pula yang berubah dari gue, yaitu gue gak bisa makan nasi sebanyak dulu lagi, dulu nambah bisa 3x sekarang gue cuma bisa makan setengahnya karena gue cepet enek dan kalo kebanyakan takutnya muntah. mungkin karena selama gue sakit kemaren gue makan dengan porsi yang sedikit tapi sering supaya cepet sembuh

Dalam keadaan sakit dan lagi parah-parahnya gue menyempatkan untuk ngerjain tesis kalau badan gue agak enakan. kalo lagi drop parah gue cuma bisa tidur atau diem dirumah makan, nonton tipi aja. pas lagi parah-parahnya punggung gue sakit semua, badan gue demam, perut perih, kepala nyut-nyutan semuanya jadi satu dan itu bikin ga bisa ngapa-ngapain tapi alhamdulillahnya gue bisa menyempatkan nesis, bimbingan atau ngerjain tugas kuliah yang numpuk itu. pembimbing gue juga sempet nanya kenapa gue ilang-ilangan dan gue jawab kalau gue sedang sakit. dan beliau yang super baik itu memaklumi.

setelah gue berjuang 2 bulan terakhir ini alhamdulillah pertengahan bulan Mei kemarin tesis-nya di acc dan perjuangan belum selesai karena gue belum bisa sidang soalnya ada satu mata kuliah yang diulang dan belum keluar sehingga gue urus nilai itu supaya bisa keluar cepet. dan kabarnya besok nilai itu akan keluar. gue berharap sidangnya sebelum atau sesudah lebaran gak masalah yang penting lancar jaya, kagak blahbloh itu aja. aamiin

Advertisements

Lambung Oh Lambung

mydaily

ceritanya lebih dari 2 minggu yang lalu aku sama temen-temenku beli ayam yang super pedes yang lagi hits itu di mcd. terus karena laper berat pulang kuliah, perut kosong juga, terakhir makan sekitar jam 12 siang dan bubar kuliah jam setengah 6 sore maka ku putuskan pesen yang ayamnya 2.

Kepedesan parah, tapi enak sih jadi aja abis. Lalu malam harinya perutku sakit karena ya itu makan pedes terus besoknya bulak balik wc. Sudah biasa kalo kepedesan begitu. Seminggu kemudian makan lagi nih tapi 1 doang kok dan ga masalah sih sakit perut sehari udah gitu ilang. yang dirasain sehari sebelum makan ayam itu adalah sendawa mulu. Nah ku pikir masuk angin kan mengingat daku yang suka begadang nonton tipi sambil nugas atau nesis atau juga begadang karena nonton korea. jadi aku minum tolak angin aja terus tapi dua hari ga sembuh-sembuh itu aneh banget. Diare engga, muntah engga. Cuma kembung parah dan mual tapi ga ada yang keluar. Mulai curiga nih jangan-jangan kena maag. minum obat maag yang ada cuma manjur ngatasin mual beberapa jam terus perut terasa perih padahal awalnya engga gitu. Akhirnya ke dokter dan dokter bilang bisa jadi ini ada bakteri dan lambungnya luka. Ku dikasih 3 macam obat itu juga termasuk obat demam karena ada demamnya katanya. Ku ga ngerasa demam sih cuma pusing parah aja.

Seminggu berlalu aku ke dokter lagi dan minta diperiksa karena perihnya gak ilang guys tapi alhamdulillah mual, sendawa, perut kembung, demam dan pusing sudah ilang. Dokter bilang bisa jadi lukaku belum sembuh karena mungkin lukanya cukup besar terus juga bilang hati-hati tipoid (semoga engga)

Karena lambungku bermasalah nih aku gak boleh makan pedes, asem, roti, donat, gorengan boleh asal buatan rumah, eskrim segala es-es ga boleh, mie, bihun dan kopay alias kopi!! Ya Allah ku lagi nesis gabisa nesis di kafe padahal kalo nesis itu sambil beli kopi atau cemilan lainnya yang pedes ataupun roti-roti atau es-es kan. Sediih tapi gapapa ku mengatasinya dengan nesis diperpus aja tapi bawa bekel dirumah juga yaay lebih hemat dan bergizi, gak berlemak juga sih karena ku cuma makan sayur dan buah, telor, ikan, tahu, tempe, pisang. Owow daku seperti diet saja. Kalaupun jajan diluar ku hanya jajan sereal, yakult, bubur dan susu kedelai. tapi gapapa, syukuri aja gak mau ngeluh karena dengan sakit ini aku ga jajan sembarangan, lebih ke kontrol jam makannya. Segala sesuatu ada hikmahnya guys.

Mudah-mudahan aku cepet sembuh gak perih-perih lagi perutnya aamiin

Review Drama : Jugglers (2017)

Review Drama

Kali ini aku bakal review drama tema kantoran yang baru aja aku beres tonton. Temanya udah pasaran sih tapi tetepku suka.

Jadi drama ini menceritakan gadis bernama Jwa Yoon Yi (Baek Jin Hee) yang bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan. Dia ngurus semua-muanya soal bosnya, sampai-sampai rahasia bosnya yang tukang selingkuh pun dia tau. Beli ini beli itu buat selingkuhan bosnya pula. Tiap menit tiap detik di telepon mulu sama bosnya tapi dia nurut dan cekatan banget sih untuk ngerjain semua perintah bosnya.

Apa iya tugas sekretaris sampe segitunya ya?

Sampai suatu hari justru yang Yoon Yi lakuin jadi bumerang untuk dirinya sendiri. Apa yang terjadi? Yang terjadi ia malah dituduh sebagai selingkuhan bosnya, dilabrak istri bosnya ala-ala video pelakor gitu dan ia terpaksa tidak dipekerjakan terlebih dahulu sampai ada panggilan kembali oleh HRD perusahaannya. Ga adilnya bosnya malah tetep ada di posisinya dan aman-aman aja hidupnya

Hidup emang ga adil mbak..

Setelah nganggur beberapa minggu, Yoon Yi dipekerjakan kembali sebagai asisten dari Nam Chi Won (Choi Daniel). Sebenernya Nam Chi Won ini satu-satunya atasan yang gak mau punya asisten. Sangat-sangat anti sosial pokoknya. Chi Won jahat banget, dia menunjukan terang-terangan pada Yoon Yi kalau dia gak butuh sama sekali dengan peran seorang asisten. Gak mau asistennya dampingin pas rapat lah dsb. Tapi Yoon Yi gak nyerah, dia bertekad mau nempel sama bosnya bagaikan lem katanya.

Usut punya usut dalang dari yang mempekerjakan Yoon Yi sebagai asisten Chi Won adalah Jo Sang Moo (In Gyo Jin). Jo Sang Moo ini minta supaya Yoon Yi jadi mata-mata buat dirinya. Sang Moo butuh banget soal rahasia dari Chi Won, kayak rencana bisnisnya. Sepertinya Sang Moo gak mau karirnya rusak atau dihalangi sama Chi Won

Chi Won ini ternyata baru aja bercerai jadi dia lagi cari tempat tinggal baru yang uang sewanya gak terlalu kemahalan. Dasar drama Chi Won ternyata nyewa sebuah kamar di rumahnya Yoon Yi. Rumah Yoon Yi ternyata adalah bekas rumahnya dulu sewaktu kecil, tapi ada kejadian mengerikan disana. Rumahnya terbakar dan pamannya meninggal, hanya Chi Won yang berhasil selamat. Mungkin Chi Won mau nyewa kamar di rumah Yoon Yi karena semua kenangan bersama pamannya ada di rumah itu.

Disisi lain ada 2 tokoh lagi nih di perusahaan tempat mereka bekerja yaitu Hwangbo Yeol (Lee Won Geun) dia salah satu direktur juga yang lagi nyari asisten juga. Selama ini gak ada satupun yang bertahan jadi asisten dia kecuali asisten terbarunya yaitu Wang Jung Ae (Kang Hye Jung) yang ternyata menutupi usia dan indentitas aslinya demi mendapatkan pekerjaan tapi sebenarnya orangnya baik banget dan terlampau polos.

Yoon Yi juga punya sahabat yaitu Ma Bo Na (Cha Joo Young) yang bekerja sebagai asistennya Joo Sang Moo dan Park Kyung Rye (Jung Hye In) yang bekerja sebagai manajer di sebuah coffee shop.

Opiniku :

Dramanya ringan, jadi untuk nyari drama romance gak berat-berat amat ini pas untuk ditonton. Chemistry Yoon Yi sama Chi Won juga dapet banget. Tapi yang anehnya agak terlalu cepat karakter Chi Won ini dari yang dingin, yang gak suka banget kalau Yoon Yi jadi asistennya terus dalam sekejap menjadi baik banget sama Yoon Yi, tiba-tiba aja jatuh cinta sama Yoon Yi. Langsung berubah 180’.

Pemainnya cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Aku baru sadar ternyata Choi Daniel ganteng juga yak. Sebelumnya aku pernah nonton drama Choi Daniel yaitu Ghost (udah lama banget sih). Di drama itu dia biasa aja beda banget di drama Jugglers ini. Efek kacamatanya juga tambah bikin keren.

Pemain lainnya juga kece dan aktingnya bagus-bagus. Ada moral juga yang bisa ditangkap yaitu apa yang kamu tanam itu yang akan kau tuai.

Rate : 8/10

Review Film : Pengabdi Setan (2017)

Review Film

*spoiler alert*

Terimakasih untuk Iflix karena sekarang ada di iflix jadinya bisa nonton film Pengabdi Setan sepuasnya :p Ini seriusan deh, aku nonton berkali-kali gada bosen-bosennya dan tetep bikin takut.

Terutama takut karena …

Yap, quotes-nya sangat seram kan. Istilah sekarangnya sih friendzone, banyak dialami muda-mudi.

Film ini reboot dari Pengabdi Setan yang dirilis tahun 1980. Aku sih belum nonton yang versi lamanya (sedang mengumpulkan keberanian dulu karena horor indonesia hampir semuanya bikin parno)

Balik lagi ke ceritanya..

Pengabdi Setan bercerita tentang sebuah keluarga di tahun 80-an dimana Ibu sudah sakit parah sejak 3 tahun yang lalu. diceritakan juga kalau mereka sudah sangat miskin, royalti ibunya juga sudah tidak ada dan akhirnya mereka pindah ke sebuah rumah tua milik neneknya yang jauh jauh banget dari keramaian kota dan dekat area pemakaman.

Oke, kita cerita dulu siapa aja nih keluarganya

Ibu

Tadi udah disebutin kan kalau ibu sudah sakit parah sejak 3 tahun lalu. Gak dijelasin si Ibu ini sakit apa yang jelas keluarga mereka jadi miskin karena semua harta sudah habis untuk mengobati Ibu. Ibu ini dulunya seorang penyanyi terkenal, lagunya serem, ibunya pas masih jadi penyanyi aja udah serem, pas sakit tambah serem lagi. Terus bajunya putih mulu jadi nambah serem. Selama sakit kalau ia butuh bantuan apa-apa ia akan memanggil anggota keluarganya pake lonceng.

Bapak

Ganteng banget nih bapaknya walaupun di film ini kucel, gantengnya tetep keliatan. Menurutku kemudaan malah untuk jadi pasangan suami istri sama ibunya ini. Mungkin bapak ini lebih cocok buat dipasangkan sama Tara Basro. Bapak ini menyayangi keluarganya. Ia juga pindah keluar kota untuk cari nafkah.

Rini

Anak pertamanya ini yang ngurus adik-adiknya. menggantikan tugas ibunya untuk masak, beres-beres rumah dan lain-lain. Gadis berusia 22 tahun ini tidak bisa melanjutkan kuliah karena kondisi ekonomi keluarganya. Banyak yang bilang gak cocok memerankan usia 22 tahun. Tapi menurutku oke-oke aja kok.

Tony

Anak kedua masih SMA, dia ini tugasnya nyisirin rambut ibunya. Perhatian sama ibu dan seluruh keluarganya. Karena kondisi ekonomi juga dia rela jual motornya dan jam tangannya untuk bantu keluarganya

Bondi

Anak ketiga, masih SD, lucu, penakut dan agak jutek. Dia ini kalau misalnya Ibu manggil lewat lonceng, gak mau samperin ibunya. Sepertinya ia takut sama ibunya sendiri

Ian

Anak terakhir yang lucu banget, imut dan gemesin. Ian diceritakan sebagai seorang tuna rungu.

Nenek

Neneknya ini udah tua (iyalah). Pake kursi roda

Ibunya ini menurutku digambarkan sebagai sosok yang tidak dekat dengan anak-anaknya, malah cenderung takut terutama Bondi dan Ian. Tiap ibunya bunyiin lonceng mereka gak mau mendekat.

Ibunya yang udah sakit ini akhirnya meninggal dunia. Ibu ditemukan di kamarnya sedang berdiri menghadap jendela lalu terjatuh. Mukanya serem abis. Udah mulai ada kejanggalan tuh.

Besoknya Ibu dimakamkan tentunya. Pas pemakaman wow sangat detil guys kameranya ada di dalam kuburan diliatin jenazahnya masuk ke dalam kubur dan dihadapin ke arah kiblat, mukanya diliatin. Setelah berdoa dsb ada Pak Ustad nanya nih ke Bapak kalau ia gak pernah liat Bapak di masjid. Terus malamnya di rumah diadakan tahlilan, yang lain ngaji atau baca-bacaan ayat suci lainnya tapi bapak ini engga. Dia diem aja. Agak mencurigakan dan sepertinya ini merupakan clue.

Setelah Ibu meninggal, bapak memutuskan untuk pindah ke kota. Alasannya untuk mencari pekerjaan. Anak-anak tentu saja tidak setuju mengingat Ibu baru saja meninggal dan pasti mereka membutuhkan Bapaknya dong. Tapi apa yang Bapak katakan?

“Emangnya bakal ada kejadian apa sih sampai kalian butuh Bapak?”

Aneh ya si bapak bilang begitu.

Harus butuh dulu baru ada?

Yaudahlah ya namanya juga film

Keadaan di rumah agak berbeda alias gangguan-gangguan aneh tambah terlihat. Pertama, Tony sedang dengerin radio sebelum tidur tiba-tiba channel radio ini pindah sendiri jadi ke lagu ibunya. Tiba-tiba juga suara lonceng di kamar ibunya bunyi. Bondi dan Ian juga diganggu saat mau nutup foto ibunya pake kain putih, eh kainnya malah terbang membentuk sosok.

Besoknya muncul Hendra, anak Pak Ustad yang gayanya gak banget. Jadi dia kenalan sama Rini terus bilang kalau dia liat sosok perempuan di kuburan dan sosok yang sama itu terlihat juga di rumahnya.

Kejadian demi kejadian terus bermunculan dan akhirnya nenek meninggal dunia karena jatuh ke sumur. Sang nenek ninggalin sepucuk surat yang isinya menyebut nama Budiman. Akhirnya Rini ditemani Hendra datang menemui Budiman. Budiman ini wartawan sebuah majalah misteri ia menulis artikel tentang sekte kesuburan yang memuja setan demi mendapatkan anak. Setelah dari situ Rini, Hendra dan Tony menjadi curiga kalau Ibu terlibat sebuah sekte itu.

Udah segitu aja, yang udah nonton pasti tau kelanjutannya gimana, yang belum nonton ya tonton sendiri gimana ending dari kecurigaan mereka soal sekte itu 😏😁

Opiniku :

Film ini cukup buatku takut meskipun jumpscare gak terlalu banyak banget. Muka Ibu yang serem abis, lagunya serem juga, lonceng yang dibunyiin Ibu dan jugaa SUMUR coy! Kamar mandinya jadul abis, tau sendiri kan rumah jadul kamar mandinya gede, ada sumur dan lantainya belum pake keramik. Masih di semen aja. Belum lagi seremnya Hendra pas tabrakan hmm cukup ngeri. Adegan diganggu pas solat juga serem abisss.

Aku curiga film ini bakal dibuat sekuelnya mengingat ada dialog yang masih disembunyiin misalnya dialog Bapak sama Ibu sebelum Ibu meninggal, gak diceritain tuh. Pak Budiman bisik-bisik sama Hendra juga kagak diceritain dan juga suami istri tetangga Rini di rumah barunya mungkin perlu dijelasin.

Moral yang bisa ditangkep dari film ini adalah soal kepercayaan dan kedekatan kita dengan Tuhan. Kedekatan dengan Tuhan adalah cara agar kita tidak diganggu oleh makhluk yang jahat yaitu setan. Jangan meminta pada makhluk lain, minta semua yang kita mau pada Tuhan. Bisa dilihat sendiri di film ini ceritanya adalah sebuah keluarga yang tidak dekat dengan Tuhan bukan beriman pada Tuhan, bahkan minta sesuatu aja ke setan. Ya begitulah jadinya

Sekian Reviewku kali ini.

8/10